Indonesian Journal of Agricultural Science
ISSN 1411-982X, 2354-8509 · Indonesian Agency for Agricultural Instrument Standardization (IAAIS)
Indonesian Journal of Agricultural Science terakreditasi Sinta 1 (S1) dan tercatat tidak aktif di Scopus.
Status Scopus: Tidak aktif di Scopus
Menurut Scopus Source List Agustus 2026, sumber ini tidak aktif di Scopus (cakupan terakhir 2022). Biasanya karena jurnal berhenti terbit, berganti judul, atau tidak lagi diindeks.
Peringkat dan informasi jurnal
- Akreditasi Sinta
- Sinta 1 (S1)
- Scopus
- Tidak aktif di Scopus
- SJR 2025
- 0,119
- H-index (SCImago)
- 5
- Cakupan Scopus
- 2019–2022
- ISSN
- 1411-982X, 2354-8509
- Penerbit
- Indonesian Agency for Agricultural Instrument Standardization (IAAIS)
- Negara
- Indonesia
- Bidang (Sinta)
- Pertanian · Sains & Teknologi
- Biaya publikasi (APC)
- Belum tercatat. Cek halaman biaya di situs jurnal.
Kategori dan kuartil Scopus
- Agronomy and Crop ScienceQ4
- Animal Science and ZoologyQ4
- Food ScienceQ4
- Soil ScienceQ4
Kuartil per kategori dari SCImago Journal Rank 2025. Kuartil terbaik dipakai sebagai peringkat utama.
Cakupan (focus and scope)
Cakupan jurnal ini belum tercatat di data kami. Baca bagian Focus and Scope di situs jurnal sebelum mengirim naskah.
Pertanyaan umum
Apakah Indonesian Journal of Agricultural Science terakreditasi Sinta?
Ya. Indonesian Journal of Agricultural Science terakreditasi Sinta 1 (S1) menurut data Sinta Kemdiktisaintek.
Apakah Indonesian Journal of Agricultural Science terindeks Scopus?
Indonesian Journal of Agricultural Science tercatat tidak aktif di Scopus. Menurut Scopus Source List Agustus 2026, sumber ini tidak aktif di Scopus (cakupan terakhir 2022). Biasanya karena jurnal berhenti terbit, berganti judul, atau tidak lagi diindeks.
Berapa biaya publikasi (APC) di Indonesian Journal of Agricultural Science?
Biaya publikasi jurnal ini belum tercatat di data kami. Periksa halaman biaya atau pedoman penulis di situs jurnal.
Sumber data: Sinta Kemdiktisaintek (data 6 Oktober 2026), SCImago Journal Rank 2025, Scopus Source List Agustus 2026. Peringkat dan status bisa berubah; pastikan di situs resmi sebelum mengirim naskah.